Benarkah Puasa Bisa Mencegah Infeksi Usus? Yuk Simak Faktanya

Home / Gaya Hidup / Benarkah Puasa Bisa Mencegah Infeksi Usus? Yuk Simak Faktanya
Benarkah Puasa Bisa Mencegah Infeksi Usus? Yuk Simak Faktanya Puasa. (FOTO: Hello Sehat)

TIMESPONTIANAK, JAKARTAPuasa bukan sekedar menahan haus dan lapar. Banyak manfaat puasa untuk tubuh, salah satunya mencegah infeksi usus. Dengan puasa hidup Anda bisa menjadi lebih sehat. Hal ini sudah dibuktikan oleh para peneliti.

Seperti dilansir dari okezone.com, para ahli biologi dari Amerika Serikat menunjukkan, seseorang yang tidak makan dan tidak minum selama lebih dari 16 jam dapat menjaga fungsi sel induk usus dari bahaya penyakit. Artinya, tubuh Anda meregenerasi sel-sel usus baru. Mereka akan terhindar dari masalah infeksi usus.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Stem Cell itu mengungkapkan, seseorang yang berpuasa dapat meningkatkan kemampuan sel punca untuk regenerasi. Studi tersebut, telah dibuktikan pada tikus tua maupun muda.

Seekor tikus yang berpuasa, sel-selnya mulai memecah asam lemak bukan glukosa. Perubahan ini diketahui merangsang sel-sel induk menjadi lebih baik.

Karena adanya proses regenerasi, maka ada molekul yang mengaktifkan sakelar metabolik yang sama. Hal ini berpotensi untuk membantu orang dari infeksi usus atau pasien kanker yang menjalani kemoterapi.

Studi ini juga memberikan bukti bahwa puasa dapat menginduksi metabolik di sel induk usus. Caranya dengan memanfaatkan karbohidrat dan lemak yang dipecah oleh sistem pencernaan.

Sementara itu, setelah tikus berpuasa selama 24 jam, para peneliti mengangkat sel induk usus dan menumbuhkannya dalam cawan. Hal ini memungkinkan mereka untuk menentukan apakah sel tersebut hidup normal atau malah mati. Para peneliti menemukan bahwa sel-sel induk dari tikus-tikus yang puasa menggandakan kapasitas regeneratif mereka.

Berdasarkan penjelasan di atas, orang yang puasa menginduksi sel untuk beralih dari metabolisme. Kemudian dapat pula membakar karbohidrat seperti gula, untuk memetabolisme asam lemak. Hal ini otomatis mencegah infeksi usus, terutama pada orang yang sudah tua. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com